Selasa, 18 September 2012

CHAKRA

Chakra :

Violet Crown (cakra mahkota)
Indigo Brow (cakra ajna/mata ke3)
Blue Throat (cakra tenggorokan)

Green Heart (cakra jantung)
Yellow Solar Plexus (cakra pusar)
Orange Sacral (cakra sex)
Red Base (cakra dasar)

Chakra putih di dahi (third eye) disebut Sahasrara, dan chakra oranye disebut Muladhara. Dua chakra ini adalah dua diantara chakra paling primer dan paling banyak dilatih dalam meditasi untuk masalah sensitifitas dan cakra ajna atau mata ketiga..

Bagi yang pernah ikut reiki atau kundalini pasti mendapatkan pembukaan dan
pengkatifan cakra ajna dan cakra2 lainnya dimana pembukaan cakra itu bertahap dari cakra atas (mahkota) sampai ke cakra dasar.

setiap cakra itu mempunyai hubungan dengan organ2 tubuh kita ..
misalkan cakra mahkota itu terhubung dengan organ2 dibagian kepala seperti otak, cakra ajna seperti mata. .. cakra jantung seperti jantung dan paru2 serta cakra2 lainnya ..dan setiap cakra juga terhubung dengan yang namanya kelenjar2 ..seperti misalnya :

cakra mahkota – kelenjar pineal
cakra ajna – kelenjar pituitary
cakra tenggorokan – kelenjar tiroid dan paratiroid
cakra jantung – kelenjar thimus
cakra pusar – kelenjar adrenalin
cakra sex – kelenjar testoteron

Untuk cakra ajna, supaya dapat terlatih dengan baik, selain melakukan
pembersihan dan pembukaan, juga perlu dilakukan pembersihan kelenjar pineal, dimana kelenjar pineal ini adalah kelenjar master atau kelenjar utama yang mengatur sistem tubuh, semakin bersih kelenjar pineal kita semakin sensitif juga kita terhadap energi dan semakin bagus untuk mereka yang mau membuka diri dengan dimensi lain tapi tetap tingkat sensitif setiap manusia berbeda2, nah intinya …semakin keras berlatih, yah semakin dekat pada mendapatkan kelebihan ..

Dari aura seseorang bisa diupgrade dari mulai daya tarik, wibawa dan juga percaya dirinya. Ketujuh pusat energi itu masing-masing cakra dasar yang letaknya di dasar tulang punggung. Fungsinya sebagai “akar” penunjang kehidupan, dan dilambangkan dengan warna merah berkilauan. Konon, energi dari Bumi masuk lewat cakra ini. Dia juga yang mengendalikan dan memberi energi pada susunan tulang, sistem otot, dan reproduksi darah. Jadi, jika ada gangguan menyangkut kerja otot atau tulang, cakra inilah sumber masalahnya.

Cakra kedua (cakra sex) berhubungan dengan aspek seksual. Posisinya ada di sekitar organ seksual, sering diidentifikasi dengan warna oranye. Tugasnya mengendalikan dan memberi energi pada organ-organ di rongga panggul, termasuk organ reproduksi, saluran kemih dan sekitarnya. Penyakit yang sering bersumber dari pusat energi ini: kemandulan, impotensi, infeksi saluran kemih, serta pembesaran prostat.

Cakra utama ketiga dinamai solar plexus. Letaknya di bagian kosong pertemuan antara tulang rusuk dan ulu hati, dilambangkan dengan warna kuning. Titik ini berfungsi sebagai pusat emosi, seperti berani, ulet, aktif, marah, benci, hingga sakit hati. Selain itu, ia mengendalikan energi pada hati, pankreas, lambung, usus besar, dan usus kecil. Juga berhubungan dengan sistem pencernaan, pengolahan, dan pembuangan sisa makanan.


“Didalam diri kita berdiam kedamaian, keindahan, dan kemuliaan dari jiwa kita. Ada lautan dari segala kualitas tersebut di dalam jiwa kita. Kita tidak dapat mencarinya diluar tubuh kita. Kita hanya dapat mencarinya dalam diri kita”

Shri Mataji Nirmala Dewi
Sedangkan cakra jantung, berpangkal di bagian tengah dada depan dan belakang, lazimnya divisualisasikan dalam warna hijau zamrud cemerlang. Dikenal juga sebagai pusat emosi halus, seperti belas kasih, kedamaian, kegembiraan, keramahan, kepekaan, sumber cinta kasih dan nurani. Juga melambangkan kepedulian terhadap orang lain dan mengendalikan energi pada jantung, kelenjar timus, serta paru-paru.

Berikutnya, cakra tenggorokan, diasosiasikan dengan warna biru. Konon, inilah pusat energi yang mengekspresikan pemikiran, perasaan, dan keinginan. Kalau cakra ini kuat, pemiliknya bakal berani mengatakan ya atau tidak. Dalam kerja samanya dengan organ-organ tubuh lain, cakra tenggorokan bertanggung jawab atas pemberian energi pada tenggorok, saluran udara, serta kelenjar tiroid.

Setelah itu, sampai ke cakra keenam alias cakra master alias cakra ajna atau mata ketiga. Pusat energi satu ini punya kedudukan cukup istimewa karena melambangkan kebijaksanaan. Warnanya biru keunguan atau nila, dengan tugas utama mengendalikan dan memberi energi pada kelenjar-kelenjar, sistem endokrin, dan cakra utama lainnya. Disebut mata ketiga karena cakra ini juga mengontrol dan mengendalikan kemampuan melihat sesuatu yang bersifat nonfisik. Jika terganggu, tubuh bakal mudah kehilangan keseimbangan, malfungsi kelenjar endokrin, serta problem mata, telinga, dan hidung.

Terakhir, cakra mahkota. Posisinya paling tinggi di antara pusat energi yang ada, karena nongkrong di bagian atas kepala atau ubun-ubun. Karena itulah, dia diberi tanggung jawab mengendalikan dan memberi energi pada kelenjar pineal, sistem saraf, otak serta keseimbangan kiri-kanan. Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan gangguan saraf berasal dari “menumpuknya kotoran” pada cakra ini.

Tidak ada komentar: